Rabu, 13 Februari 2019

Hari Valentine, SMPN 1 Kota Bima Undang Penceramah ke Sekolah

Kota Bima, Inside Pos,-
Besok, Tanggal 14 Februari bertepatan dengan Hari Valentine. Sebagian Muda-mudi menjadikan moment Valentine untuk ajang mengekspresikan kasih sayang pada pasangannya. Tak jarang, perayaan tersebut berujung ke hal negatif. Yakni seks bebas dikalangan remaja. 

Dalam rangka mengantisipasi tradisi kebarat-baratan ini, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Bima, Hj. Nurma, M.Pd menggelar kegiatan keagamaan, Kamis 14-2-2019 besok. Tujuannya agar dampak negatif dari perayaan valentine tidak menular ke siswa-siswinya.

Kegiatan tersebut terpusat di Mesjid Sekolah setempat. Pihak sekolah mengundang 5 penceramah agama untuk memberikan pencerahan kepada peserta didik.

"Besok (Kamis) kami adakan kegiatan Ceramah dan Doa  bersama seluruh siswa berserta guru disekolah kami. Acara ini untuk mengalihkan perayaan Valentine yang dinilai akan berdampak negatif pada anak didik kami," ujar Kasek, Rabu, 13-2-2019 Siang tadi. 

Kata Nurma, Giat keagamaan dilaksanakan atas surat edaran yang dikeluarkan oleh Walikota Bima. Jauh sebelum itu, Ketua MKKS ini juga sudah selenggarakan kegiatan yang sama dalam rangka meningkatkan kualitas peserta didiknya. 

"Kami sudah menerima surat himbauan dari Pak Walikota. Kami sangat respon positif sekali adanya kepedulian pemerintah dalam mengalihkan Perayaan Valentine dikalangan muda-mudi," paparnya

Nurma menuturkan, sejak menjadi Kepala Sekolah di SMPN 1 Kota Bima, Ia mengaku telah melakukan berbagai macam terobosan dalam membentuk karakter siswa-siswinya. 

Paling menonjol dilakukannya yakni, Diwajibkan membaca Qur'an sebelum belajar dan sholat berjamaah sebelum pulang. Ia meyakini, mendekatkan peserta didiknya dengan  rutinitas keagamaan, sangat berdampak pada prestasi  belajar.

"Ini pengalaman pribadi saya sejak menjadi kepala sekolah. Banyak prestasi yang dapat diperoleh dari hasil bimbingan kami selama ini," aku mantan Kasek SMPN 6 Kota Bima ini

Selain itu, Nurma berharap kedepan peserta didiknya dapat menjadi generasi yang berguna bagi masyarakat di Kota Bima nantinya.

"Ini mimpi semua orang tua termasuk kami para guru. Semoga pola didikan kami hari ini berbuah manis untuk generasi kedepannya," harapnya.

#Ryan

Tidak ada komentar:
Write komentar