Minggu, 31 Maret 2019

Soal Chat Bocor Group Pilpres, KMI Laporkan Kapolres ke Bawaslu

Bima, Inside Pos,-

Puluhan Pemuda dari Ksatria Muda Indonesia (KMI), Senin, 1 April 2019 mendatangi Kantor Bawaslu Kota Bima. Kelompok Pemuda ini melaporkan Kapolres Bima Kota, AKBP, Erwin Ardiansyah, SH, SIK terkait Viralnya dugaan Chat yang melibatkan Pimpinan Polri tersebut bersama anak buahnya. terdapat 43 anggota yang terdaftar dalam group yang dinamakan Pilpres 2019.

Kasus Viralnya Chat tersebut menjadi isu seantero nusantara saat ini. sejumlah pihak mendesak Kapolri agar Kapolres Bima Kota segera bertindak tegas dan mencopot Kapolres Bima Kota jika terbukti mengarahkan dukungan ke Paslon nomor urut 1 Jokowi-Amin sesuai dengan chat yang beredar luas di media sosial.

Merespon hal itu, Koordinator KMI Wilayah NTB, Asdimuyanto ambil bagian untuk menindaklanjuti adanya dugaan pelanggaran hukum tersebut yang melibatkan Perwira menengah itu.

"Hari Ini, Kami dari  KMI datang melaporkan langsung ke Bawaslu Kota Bima agar dugaan keterlibatan Kapolres Bima Kota dapat diproses sesuai undang-undang yang berlaku," ucapnya dihalaman kantor Bawaslu

Lanjutnya, Terkait bocornya Chat percakapan tersebut, KMI menilai sebagai tindakan  melanggar hukum seperti ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, UU Nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian dan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta asas netralitas  institusi Polri di Indonesia.

"Berangkat dari dugaan itu kami harus ambil bagian dalam rangka menciptakan Pemilu yang aman tanpa ada unsur kesengajaan pihak tertentu untuk menciderai amanat UU terkait pentingnya netralitas ASN, Polri dan TNI," tegasnya

Menurut Asdimuyanto, BAWASLU Kota Bima agar  segera memproses pihak  yang ada dalam group Pilpres 2019  sesuai aturan yang berlaku. Ia Menyarankan agar Bawaslu Kota Bima menjunjung tinggi independensi sebagai pengawas Pemilu.

"Laporan kami harus diusut tuntas. Jangan sampai ada indikasi lain dalam merespon laporan kami. Jika itu dilakukan, Maka sebagai warga negara saya menjamin Pemilu 2019 ini tidak akan berjalan sesuai harapan bersama," cetusnya

Sebagai bukti laporan, Asdimuyanto dkk melampirkan sejumlah  foto-foto yang beredar di Media Sosial serta beberapa konten berita  online yang memuat berita terkait isu Chat percakapan Kapolres bersama perwira lainnya.

"Kami berharap hasil yang memuaskan dalam laporan kami. Jika benar hasil Chat itu dilakukan Kota, maka saya tegaskan agar Kapolri segera mencopot Kapolres Bima Kota dan memproses secara adil dan jujur," pungkasnya

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kota Bima, Asrul Sani, S.Pd.I membenarkan adanya dari elemen KMI datang melaporkan dugaan chat dimaksud. Pihaknya berjanji akan segera atensi laporan serta tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

"Kami sudah terima laporan dari KMI. Dalam waktu dekat kami akan melakukan langkah awal dalam mengembangkan informasi ini. Insyaallah kami akan bekerja sesuai amanat negara," ujar mantan Wartawan senior ini.

#Ryan 

Tidak ada komentar:
Write komentar