Minggu, 08 Maret 2020

Peduli Lingkungan, Pemuda Donggo Lakukan Reboisasi Hutan

Bima,Inside Pos,-

Perduli terhadap lingkungan merupakan bentuk penyadaran pikiran untuk keberlangsungan hidup bermasyarakat. Sebagai generasi yang sadar akan tugas dan tanggung jawab dengan sendirinya inisiatif akan muncul.

Sebagai pemuda yang sadar akan ekosistem lingkungan, Sekolompok pemuda Donggo barat  dan Donggo Timur yang di peloporoi oleh dua aktivis asal Stisip Mbojo Bima dan Taman Siswa Kabupaten Bima, sebut saja Irawan (26) dan Supriadin (25) menggelar kegiatan rebiosasi, minggu 8/3.

Penanaman kembali hutan gundul tersebut di lakukan di wilayah Desa Ndano Na'e, Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, dengan Bibit sejumlah 500 pohon.

" Ada beragam jenis bibit, antaranya durian, muhini, alpukat,"sebut irawan

Kegiatan yang di ikuti oleh 124 orang peserta tersebut lanjut Irawan aktivis LMND, terdiri dari berbagai sekolah yang ada di kecamatan Donggo. Antaranya, SMA 3 Donggo, SMA 1 Donggo, SMK Al Ikhlas Donggo, dan Komunitas Pecinta Alam (SISPALA) Donggo Bima.

"Kami rangkul adek-adek ini bagian dari edukasi, supaya mereka sadar akan hutan dan tidak menebang hutan sembarangan,"paparnya.

Supriadin asal Desa O'o menambahkan, tujuan rebiosasi ini guna menghijaukan kembali gunung Donggo seperti semula. Sebagai generasi yang sadar, hutan adalah sumber kebutuhan dan itu diwajibkan untuk di jaga.

"Apalagi hutan yang telah digunduli oleh orang yang tidak bertanggu jawab itu berdampak pada keberlangsungan hidup generasi 10 atau 20 tahun kedepan,"jelas aktivis SMI ini

Hutan Donggo kata Supriadin yang biasa di sapa Din Coker ini, merupakan tiang dari Kabupaten Dompu, Kecematan Mada Pangga dan Bolo. Apabila hutan sudah gundul maka akan berdampak buruk bagi wilayah di sekitarnya

"Misalnya krisis air bersih, banjir, dan lain-lain," terangnya

meskipun banyak kendala dalam kegiatan itu, dari sisi anggaran yang tidak mumpuni dan cuaca di musim hujan yang tidak mendukung, namun tidak menjadi tolak ukur, yang paling penting adalah bagaimana hutan terjaga dengan baik.

"bagi kami, semua itu tidak mengganggu semangat. Kalau bukan sekarang kapan lagi? Kalau bukan kita siapa lagi? Demi masa depan kita bersama," harap kedua pemuda Donggo tersebut.

#tot

Tidak ada komentar:
Write komentar