Rabu, 02 September 2020

Konvoi Dinda-Dahlan di Ngali Diusir Warga Sementara di Desa Daru Satu Pendukungnya Kritis Akibat Kecelakaan


Bima, InsidePos,-


Konvoi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Dinda-Dahlan di Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima diusir warga, Rabu 2/9. Aksi penolakan itu dilakukan warga karena Dinda-Dahlan dianggap telah membohongi masyarakat setempat.


Dikutip dalam vidio berdurasi 2 menit 50 detik. Yang diunggah salah satu warga di media sosial Facebook. Sangat nampak kekecewaan warga terhadap kedatangan konvoi politik yang dilakukan petahana ini.


"Hanya omong kosong, tidak berjalan. Masih ingat janji politik tahun 2014? Memperbaiki infrastruktur secara merata, masih ingatkah, Pasang lampu jalan dari ujung ke ujung itu. Masih ingatkah? Sampai tahun 2020 ini hanya omong kosong," kata warga dikutip vidio yang diunggah oleh akun Juan Kenzie di media sosial Facebook kemarin, Selasa 2/9 sekitar pukul 19.36 wita.


Katanya lagi, pemerataan pembangunan tidak sedikitpun direalisasi, yang ada hanya janji bohong. 


"Tolak kedatangan IDP-Dahlan dari Ngali. Tolak, usir. Itu dia, janjinya mulai dari tahun 2014 hingga 2020 hanya bohong. Janji pemerataan pembangunan tidak ada yang direalisasi sedikitpun," sebutnya sembari jalan mengikuti Bapaslon wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer.


Bodohnya lagi lanjut dia, Untuk apa datang kampanye dimasa pandemi Covid-19? Peraturan nomor 6 tahun 2020 dari presiden menjelaskan, tidak boleh membuat kerumunan. 


"Lalu ngapain datang buat kerumunan," tanyanya


Pada hari yang sama, mobil pickup yang merupakan kendaraan pendukung konvoi politik Dinda-Dahlan mengalami kecelakaan di jalan lintas negara Kecamatan Bolo Desa Daru, Rabu 2/9. Atas kejadian itu satu orang pendukung paket Dinda-Dahlan alami kritis.


Seperti dilansir di media PELOPORNTB.COM. Menurut OL, warga Desa Sondo yang melihat langsung kejadian di TKP. Menjelaskan, atas kecelakaan tersebut mengakibatkan Ruslan (korban) mengalami luka robek dibagian kening.


Saat itu kata OL, mobil PickUp Bernopol EA-9753 QZ yang di kendarai M. Yus yang baru pulang konvoi dari Kecamatan Woha membawa tujuh orang penumpang termasuk korban menuju Desa Rada. Tabrakan dengan Truk berwarna merah Bernopol E 9747 HB bermuatan pasir. Tujuan bongkar ke Desa Risa kecamatan Woha dari arah Barat.


"Tabrakan pun tak terelakan. Atas kejadian itu, korban mengalami luka robek dibagian Kening. Sementara mobil pickup yang dinaiki korban rusak parah bagian belakang sedangkan mobil Truk rusak bagian depan. Kini kedua mobil tersebut diamankan di Polsek Bolo untuk diproses lebih lanjut," ungkap OL, dikutip di media PELOPOR NTB.COM.


#tot

Tidak ada komentar:
Write komentar