Rabu, 23 Juni 2021

Dalam Rapat Pembentukan Pokja Progam Inovasi Fase-2, Ini Kata Wakil Bupati Bima


Kabupaten Bima, Inside Pos,-


Rapat Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (Inovasi) Fase – 2 tahun 2020 – 2023 Kabupaten Bima. Kegiatan ini berlangsung, Selasa (22/6) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima. 


Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan M. Noer, memberikan sejumlah catatan dan apresiasi atas pelaksanaan program Inovasi. Ini merupakan kemitraan pemerintah Australia dengan pemerintah Indonesia  Fase -1 tahun 2016-2020.


"Ada  peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Bima. Namun disisi lain masih ada aspek yang belum berkembang dengan baik. Hal ini yang paling penting untuk dibahas dan menjadi bahan evaluasi. Oleh karena itu, dalam diskusi hari ini perlu mengupas tuntas bagaimana misalnya aspek Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ini bisa ditingkatkan," jelas Dahlan.


Dalam kaitan itu kata Dahlan, satu ikhtiar kita dalam menemukan generasi cerdas adalah melalui kehadiran program Inovasi ini. Yang paling penting lanjut Dahlan, kita harus terus dan berkelanjutan menumbuhkan generasi cerdas tersebut. Karena maju mundurnya suatu negara tergantung pada generasi muda.


"Melalui Gerakan Masyarakat Sadar (GEMAR) Literasi bersama-sama kita akan  menguatkan literasi dasar dan karakter anak yang bukan hanya tugas para guru tetapi merupakan tugas semua pihak," ajak Dahlan.


Rapat yang dipandu Kepala Bidang Perencanaan Sosial dan Budaya Bappeda Kabupaten Bima, Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc tersebut, dimanfaatkan Manager Program Inovasi NTB, Sri Widuri melalui daring bersama Koordinator INOVASI Pulau Sumbawa M. Thoha. Dia mengungkapkan, rapat pembentukan Pokja INOVASI Fase -2 ini untuk memastikan kerjasama sebagai  bagian dari tata kelola program INOVASI Fase- 2.  


"Kemitraan sangat penting diwujudkan dalam tata kelola program. Oleh karena itu, INOVASI berharap dari tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten ada tim yang dibentuk untuk memberikan arahan, pandangan, input dan juga kritik yang membangun terhadap program ini. Tujuannya untuk mengatasi hambatan serius yang mungkin terjadi," ungkapnya. 


Menanggapai yang disampaikan Manager Program Inovasi. Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin menerangkan, peningkatan  kinerja perlu ditunjukkan untuk memaksimalkan capaian. Kemudian mengawalinya dengan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) di tingkat Kabupaten. 


"Disamping itu, beberapa catatan baik yang disampaikan oleh Pimpinan daerah maupun pihak INOVASI sebagai acuan bagi penyempurnaan program pada fase berikutnya," terang H. Fahrudin


Dalam rapat pembentukan Pokja tersebut, Wakil Bupati didampingi Ketua Komisi DPRD Bidang Pendidikan Ilham Yusuf. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapeda kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.Ap dan Sekretaris Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bima A. Salam Gani S.Pd . M.Pd. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bima dan Ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr. Ibnu Khaldun, M.Si.


Rapat berlangsung sehari, kemudian diikuti perangkat daerah terkait. Yakni Bappeda, Dinas Dikbudpora, Kementerian Agama, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Bagian Hukum Setda, Pimpinan STKIP Taman Siswa dan Tim Gemar Literasi Kabupaten Bima.


#tot

Tidak ada komentar: