Tampilkan postingan dengan label Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2022

Bantuan Lagi Untuk MST, Kali Ini Datang Dari Forum Peduli Sosial Bima-Dompu

Anggota pegiat kemanusiaan FORPESBIDOM menyerahkan secara langsung bantuan untuk MST dan keluarganya.

Kota Bima, Inside Pos,-

Kasus "Cabai Ranggo" di Kota Bima beberapa hari lalu sempat gegerkan dunia maya dan dunia nyata. Korban berinisial MST, digosok pakai cabai wajah dan matanya oleh oknum IRT berinisial ARY, Minggu (29/5/2022).

Sejumlah awak media melaporkan, MST merupakan seorang anak Yatim. Korban diketahui tinggal bersama keluarganya dilingkungan Ranggo, Kecamatan Rasa Na'e Barat.

Peristiwa yang menghebohkan ini mendapat reaksi dan desakan publik. Bahwa terduga pelaku harus segera diproses. Hingga saat ini, peningkatan status penanganan kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan setelah Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima menggelar gelar perkara tahap pertama pada Kamis malam (2/6/2022).

Dari peristiwa ini, pegiat kemanusiaan Bima dan Dompu memiliki sudut pandang tersendiri terkait kasus yang menimpa bocah kelas 5 SD itu. Pasalnya, latar belakang kehidupan MST sangat memprihatikan. 

Selain menjadi seorang anak Yatim, MST juga tinggal dirumah panggung yang terbilang sangat mengiris hati publik. Karena itu, bantuan kemanusiaan dari berbagai pegiat kemanusiaan datang silih berganti.

Pegiat kemanusiaan kali ini datang dari Forum Peduli Sosial Bima-Dompu (FORPESBIDOM). Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada MST dan keluarganya di Lingkungan Ranggo Kota Bima, pada, Senin (6/6/2022). 

"Tadi pagi kami berkunjung ke Rumah MST, sekaligus menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp. 1.300.000 untuk MST," sebut Puji, ketua pegiat kemanusiaan FORPESBIDOM pada media ini.

Selain uang tunai sambung Puji, pihaknya juga menyerahkan 1 pcs sarung, 1 pcs selimut, 3 pcs kaos, dan 1 pcs sendal nike untuk korban.

"Dihadapan keluarga MST anggota saya serahkan bantuan tersebut," pungkasnya.

#Tot

Dandim 1608/Bima Edukasi Cara Membuat Pupuk Organik

Dandim 1608/Bima sedang memberikan penyuluhan terkait pembuatan pupuk organik.

Kota Bima, Inside Pos,-

Dandim 1608/Bima, memberikan penyuluhan bagaimana cara membuat pupuk organik. Edukasi tersebut disampaikan Dandim kepada para perwakilan Babinsa jajaran Kodim 1608/Bima, di Aula Kodim 1608/Bima, Senin (6/62022).

Dalam pelaksanaan kegiatan pembekalan itu dihadiri langsung Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq S.Sos, seluruh Danramil dan perwira Staf Kodim 1608/Bima, dan perwakilan Babinsa masing masing Koramil jajaran Kodim 1608/Bima.

Dihadapan sejumlah Babinsa, Dandim 1608/Bima, yakni Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq S.Sos, mempraktekkan langsung bagaimana cara membuat pupuk organik dari kotoran Kambing, air cucian beras, Gula Tebu dan ragi.

"Beberapa bahan ini bisa dijadikan compos dan pupuk organik cair," sebut Dandim.

Dengan cara itu kata Dandim, sampah-sampah organik juga bisa diolah menjadi pupuk MPK. 

"Cara ini dapat membantu mengalihkan penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Karena itu pupuk organik juga merupakan penggunaan pupuk yang sangat baik dipergunakan untuk perkebunan dan persawahan," jelas Dandim.

Sebelum melakukan penanaman dan menggunakan pupuk organik, Dandim mengingatkan harus terlebih dulu mengukur PH tanah. Tujuannya, memastikan tanaman apa yang cocok dengan PH yang terkandung dalam tanah.

"Jangan lupa ukur dulu PH yang terkandung dalam tanah ya. Untuk semua Babinsa yang ada harus mampu mengedukasi masyarakat di wilayah pembinaannya untuk membuat pupuk organik dan menggunakannya," pintanya.


#Tot

Kamis, 17 Maret 2022

KNPI Donggo Dukung Lembaga Amazing Sedekah Buka Lomba Tahfiz Qur'an Se-Pulau Sumbawa


Pendaftarannya Sudah Mulai di Buka, Audisinya Akan Digelar Secara Online


Kabupaten Bima, Inside Pos,-


Menyambut bulan suci Ramadhan, PK-KNPI Kecamatan Donggo suport Lembaga Amazing Sedekah menyelenggarakan kegiatan Lomba Tahfiz Qur'an Se-Pulau Sumbawa. Pesertanya mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA.


Kegiatan yang bertajuk "Mencetak Generasi Penjaga Qur'an" ini sudah mulai dibuka sejak  tanggal Senin, 14 kemarin secara online. Sementara penutupnya tanggal 28 Maret Tahun 2022.


"Yang mau ikut daftar langsung. Caranya ketik nama - alamat - tingkat lomba dan kirim ke WA dibawah ini sesuai jenjang lomba :

Efa : 085253306001 (SMA), Nia : 082339295345 (SMP), Indah : 085337137338 (SD). Begitu juga audisinya, akan digelar secara online. Hubungi nomor yang kami cantumkan sesuai jenjang masing-masing," beber Nety, Koordinator Amazing Sedekah tingkat Kecamatan Donggo Via WhatsApp, Rabu (16/03/2022).

 

Grand Final sendiri akan dilaksanakan sekaligus penutupan secara offline di Masjid Al-Ikhlas Desa Mpili Kecamatan Donggo pada tanggal, 16 April 2022. Nety menuturkan, pendaftaran peserta lomba tidak dipungut biaya. Karena pendanaannya sudah ditanggung langsung Lembaga Amazing Sedekah. 


"Kami sudah tanggung biaya pendaftaran peserta," ujarnya.


Nety menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk partisipasi Lembaga Amazing Sedekah, dalam mendukung para Penghafal Qur'an di seluruh Indonesia. Khususnya generasi di wilayah terpencil.


"Sebagai partisipasi kami sekaligus memberikan dukungan dan dorongan kepada para Penghafal Qur'an di seluruh Indonesia khususnya di Pulau Sumbawa", jelasnya.


Momentum ini, Amazing Sedekah mendapat respon positif dari berbagai lembaga pemuda juga lembaga lainnya ditingkat kecamatan. Sebut saja Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Donggo ikut. Karena itu, lembaga kepemudaan tersebut ambil bagian menjemput momen bulan penuh barokah itu.


"Setiap kegiatan positif, tentu kami KNPI selalu suport. Apalagi yang berkaitan dengan  kepemudaan. Generasi sekarang perlu diselamatkan dari ancaman buta huruf Al-Qur'an," tutur PK KNPI Donggo, Syaiful.


Bapak satu anak itu berharap agar semua element pemuda dan masyarakat ikut berpartisipasi mensukseskan kegiatan keagamaan tersebut.


"Besar harapan saya agar semua unsur pemuda dan masyarakat agar ikut terlibat. Salah satunya dengan cara mendorong anak dan adik-adiknya untuk ikut serta dalam perlombaan. Untuk adik-adik yang berminat untuk ikut lomba silahkan hubungi nomor yang tertera di pamflet yang kami sebarkan di media sosial," tutupnya.


#Tohe

Sabtu, 12 Maret 2022

Rangga Iskandar, Dosen Muda di STAI Al-Amin Dompu, Gaungkan Gerakan Bahasa Arab


Dompu, Inside Post,-


Rangga Iskandar, S. Pdi., M. Pd, salah satu Dosen muda di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu, gaungkan gerakan bahasa Arab di PTS setempat. Inovasi pendidikan agama islam ini dilakukan Rangga Iskandar, sejak 03 maret tahun 2022 kemarin.


Terobosan baru ini bagian dari tugas kuliah Bahasa Arab, yang ditugaskan kepada mahasiswa-mahasiswi jurusan pendidikan Bahasa Arab di PTS STAI Al-Amin Kabupaten Dompu khusus semester III. 


Tujuannya, menyisir sekaligus memperkenalkan Bahasa Arab secara mudah disebagian besar Taman Pendidikan Qur'an (TPQ).


Kepala Bidang Pengumpulan dan Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima ini, berkomitmen untuk terus menyiarkan belajar Bahasa Arab dengan mudah melalui program-program  unggulannya. 


"Sebagai Ummat Islam kita harus terus membumikan Bahasa Arab secara kreatif dan Inovatif. TPQ adalah wadah pertama bagi anak-anak mengenyam pendidikan agama. Kami bergerak dengan masif  memperkenalkan Bahasa Arab sejak dini melalui mahasiswa sebagai perangkat keilmuan," tutur Rangga, dihubungi via WatsAAP, Sabtu (12/03/2022).


Dia berharap, semoga kegiatan seperti ini terus menyebar di semua PTS di Bima dan Dompu. Agar generasi ke depan memahami Al-Qur'an secara mudah dan fasih. 


"Mengingat generasi muda sekarang dihadapkan dengan era digitalisasi yang sangat kuat," tandasnya.


#Tohe

Rabu, 02 Maret 2022

Sertu Munir, Tidak Hanya Jadi Babinsa, Tapi Juga Guru Bagi Anak Sekolah

Sertu Munir, sedang memberikan pembinaan kepada siswa SMAN 1 Soromandi


Kabupaten Bima, Inside Pos,-


Ditengah kesibukannya meninjau kegiatan serbuan vaksinasi di Desa binaannya, terkait program yang diadakan serentak pemerintah Kabupaten Bima. Tidak membuat Babinsa yang satu ini berhenti mengedukasi anak sekolah soal kedisplinan.


Iya, Sertu Munir namanya. Babinsa yang berdinas di Koramil 1608-05/Donggo ini telah kembali bertugas ke kampung halamannya di Desa Punti Kecamatan Soromandi Bima. Setelah bertahun-tahun menjelajahi nusantara dalam melaksanakan tugas Negaranya.


Kehadiran Sertu Munir, sebagai Babinsa di Desa setempat diakui banyak memberikan dampak positif terhadap masyarakat. Terutama eksistensi anak muda di era digitalisasi dan moderen.


Tugas mulia seorang Sertu Munir berlanjut ke SMAN 1 Soromandi. Yakni memberikan himbauan sekaligus pembinaan kepada para anak sekolah. Pembinaan yang dimaksud adalah memberikan ilmu tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa setempat. 

Inilah wajah Sertu Munir, sedang berpose dengan putranya. Dok, Facebook (Ompu Komba)

Menurut dia, kedisplinan ilmu seperti ini sangat penting diterapkan dalam sekolah. Tidak menutup kemungkinan siswa-siswi tersebut akan jadi abdi negara. Baik TNI, Polri, maupun Pegawai Negri Sipil (PNS). 


"Karena itu, semua harus dibina mental dan kedisiplinannya, sejak awal" tegas Munir.


Pembinaan kedisplinan yang diajarkan Sertu Munir, sejalan dengan latar belakang kepala sekolah SMAN 1 Soromandi, M. Rifial Akbar S.E. Yaitu Akademi Maritim Indonesia(AMI). Menurut Munir, AMI telah membentuk jiwa-jiwa yang handal. Karena itu, karakter para siswa harus dibentuk menjadi seorang pemimpin.


"Saya yakin, jiwa yang kuat dan tahan banting  itu sudah diturunkan M. Rifial pada murid-muridnya," terangnya.


Kedatangan Babinsa Desa Punti di SMAN 1 Soromandi diapresiasi oleh Kepala Sekolah dan guru. Diakui M. Rifial Akbar, S.E, sejak kehadirannya disekolah memberikan dampak yang sangat besar untuk siswa dan siswi.


"Terutama membentuk karakter dan kedisplinan ilmu anak sekolah. Tentu, hal seperti ini kami sangat mengapresiasi. Semoga kerja sama yang baik terus terjalin," pintanya.


#Tot

Selasa, 30 November 2021

WaliKota Bima Dapat Penghargaan Kampung Sehat Dari Polda NTB


Kota Bima, Inside Pos,-


Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE, mendapat penghargaan  "Kampung Sehat" Award 2021, sebagai Walikota Favorit II kategori Vaksinasi. Penyerahan penghargaan langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, di Prime Park Hotel and Covention Jalan Udayana Mataram, Selasa (30)11/2021)


Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi Polda NTB terhadap pemerintah Kota Bima, yang telah bekerja keras dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19 di wilayah Kota Bima dan umumnya Provinsi NTB.


Kaitan itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, mengaku, keberhasilan dalam memangkas penularan virus yang telah menelan korban jiwa begitu banyak di Indonesia tersebut merupakan hasil kerjasama sama semua elemen di Kota Bima.


"Baik TNI, Polri, tenaga kesehatan yang telah bekerja siang malam, pemerintah Kelurahan, Danramil, Babinsa dan Babinkamtibmas, Kapolres, dan tentunya semua masyarakat," sebutnya.


Atas raihan prestasi yang didapat, HML mengaku bangga dan itu menjadi motivasi dalam meningkatkan vaksinasi di seluruh Kecamatan di Kota Bima.


"Demi masyarakat, penyebaran Covid-19 harus kita pangkas dengan kerja keras dan kerja sama. Supaya, kita bisa menjalankan kehidupan yang normal," tegasnya.


#tot

Rabu, 10 November 2021

PT MHU Garap Tanah Adat Suku Dayak, Susanto Bersurat ke Jokowi

 


Jakarta, Inside Pos,-

Konflik pertanahan menjadi isu laten di tengah-tengah kehidupan masyarakat di Indonesia. Isu inilah yang menjadi salah fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo – Ma’ruf Amin untuk dapat diselesaikan. 


Presiden bahkan mengaku paham, konflik agraria dan sengketa tanah menjadi tantangan berat yang dihadapi para petani dan nelayan, serta masyarakat penggarap lahan. Situasi inilah yang kini dihadapi Masyarakat Adat Suku Dayak di Desa Jembayan Dalam dan Jembayan Tengah, Kecamatan La Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.


 “Sampai saat ini masyarakat di kedua desa tersebut tidak pernah mendapatkan ganti untung dari PT. MHU,” kata Sutanto, Perwakilan Masyarakat Adat Suku Dayak Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, didampingi pengacaranya, Niidlamul  Harby Elghama, SH dari Law Office Elghama di Jakarta, baru-baru (8/11).


Sengketa lahan antara Masyarakat Adat Suku Dayak Kutai Kertanegara dengan PT. Multi Harapan Utama (PT. MHU) mulai terjadi pada 2019 ketika pihak perusahaan mulai melakukan penambangan di atas lahan yang sudah digarap masyarakat Adat sejak tahun 1970-an. Akibatnya warga Masyarakat Adat Dayak yang kehilangan mata pencaharian di sana mengalami penderitaan panjang karena tidak bisa lagi berladang dan berkebun yang selama ini menjadi mata pencaharian mereka.


“Kami sudah melapor ke mana-mana. Sudah melakukan mediasi melalui aparat terkait mulai dari tingkat desa sampai kabupaten. Kami juga sudah melapor ke DLHK. Tapi hasilnya nihil,” kata Sutanto. 


Lebih lanjut, Sutanto, mengatakan karena itu pihaknya mencoba mengadukan masalah sengketa lahan Masyarakat Adat Dayak Kutai Kertanegara dengan PT. MHU ke tingkat pusat di Jakarta.


 “Saya sudah berkirim surat ke Presiden dan berbagai lembaga tinggi negara agar kasus ini menjadi perhatian segera, dan masyarakat mendapatkan haknya yang sesuai dengan aturan hukum yang ada,” tegas Sutanto 


#Pena Bumi

Sabtu, 23 Oktober 2021

Peras Keringat Bertahun-tahun, Dosen ini Berhasil Pasarkan Madu dan Susu Kuda Asli Bima

              Owner Arisha, Arifudin, M.Pd

BIMA, Inside Pos,-

Kata orang, makin banyak gelar titel seseorang, makin tinggi pula gengsi (malu). Tapi ini tidak berlaku Bagi seorang dosen di PTS Dompu, Nusa Tenggara Barat. Ibnu Arifudin, M.Pd pria asal suku Donggo. 


Disela mengajar para agen of change, ia sibuk memasuki cairan kental madu asli dan susu kuda liar murni dari bukit dana Donggo dalam kemasan botol. 


Dibantu sang isteri tercinta, Arifudin peras keringat. 2021 ini, Alumni STKIP Bima ini Menerima pesanan order dari berbagai wilayah daerah. Tidak hanya menerima order dari kalangan perorangan, bisnisnya ini mulai merambah ke usaha ritel ternama di pulau Lombok.


Tidak tanggung-tanggung, 5 gerai Alfa Mart di Kota Mataram memesan langsung susu kuda liar dan madu dari sang dosen ini. Perumda Aneka-Kota Bima juga ikut memajang produk lokal ini untuk bisnis oleh-oleh tamu wisatawan luar Bima.    


Produk yang di beri nama Arisha ini mulai merambah ke berbagai daerah di Indonesia.   Mulai dari Lombok, Surabaya, Jogja, Solo, Bogor, Labuan Bajo, Kalimantan, Papua dan daerah besar di Pulau Jawa. 


"Usaha ini saya rintis dengan sederhana dengan modal yang sedikit pada 2019 lalu. Lama-lama, saya menikmati usaha ini karena banyak pesanan. Teman-teman saya ikut membantu memasarkan sehingga produk Arisha dikenal luas," ujarnya, beberapa waktu lalu saat mengunjungi redaksi media Inside Pos


Tidak ada kesuksesan tanpa air mata. Itulah yang dialaminya saat awal merintis usaha. Ia tidak hanya disibukkan dengan menjadi marketing usahanya sendiri, tapi ia harus bolak-balik Kota Bima untuk melengkapi izin usaha, uji sterilisasi produk dan waktu mengajar yang padat. 


"Tantangan terberat membangun usaha itu ketika kita memiliki rutinitas wajib dan keperluan pengembangan usaha yang harus diselesaikan. Saat ini saya sudah terbiasa dan menikmati proses positif ini," imbuh Alumni SMAN 1 Soromandi 2006 ini


Ketika ditanya omzet bulanan, pria yang aktif bersosialisasi dengan kelompok penggerak sosial dan budaya di Bima ini mengaku sudah mencapai angka puluhan juta perbulan. Baginya, Produk Arisha membawa keberuntungan bagi keluarga kecilnya. Kebutuhan asap didapurnya mulai teratasi bahkan sudah bisa membantu kebutuhan sanak keluarganya. 


"Meski diproduksi secara sederhana, produk Arisha kami sangat diminati. Produk kami betul-betul alami tanpa menggunakan bahan kimia atau pengawet. Murni dari susu kuda peras dan madu alam," akunya bangga


Selain itu, produk yang dihasilkan oleh Arsha ini dapat disimpan bertahun-tahun. Tidak basi. Lebih-lebih khasiat untuk kesehatan. Madu Asli Bima dapat mencegah radikal bebas yang akibatkan diabetes, Pereda batuk, menjaga imunitas tubuh dan kesehatan jantung dan banyak khasiat lainnya. Sementara khasiat untuk susu kuda liar, baik untuk kesehatan usus dan lambung, gizinya setara dengan ASI (Air Susu Ibu), menghilangkan jerawat (awet muda) dan menambah keperkasaan.


"Sejak dulu nenek moyang kita sudah memanfaatkan susu kuda dan madu asli sebagai obat herbal berbagai macam penyakit akut," pungkas magister pendidikan managemen Kampus Muhamadiyah Surakarta-Malang ini


#Pena Bumi



Menapaki Jejak Sultan Muhammad Salahuddin, Tim dari Kementerian Pertahanan RI datang ke Bima



Bima, Inside Pos,-

Tim verifikasi dari Kementerian Pertahanan RI bertandang ke Bima, Jum'at, 22/10. Kehadiran pejabat dari Kementerian Pertahanan RI ini dalam rangka mengumpulkan data tambahan jejak Sultan Salahuddin untuk syarat dijadikan sebagai Pahlawan Nasional. 


Tim ini dipimpin langsung oleh Direktur Pengerahan Komponen Pertahanan Ditjen Strategi Pertahanan (Ditjen Strahan) Brigjen TNI Tandyo Budi R, S.Sos. 


Tandyo dalam sambutannya ungkapkan, kehadiran tim verifikasi dari Kementerian Pertahanan berdasarkan instruksi  langsung dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. 


"Dari petunjuk Bapak Prabowo, Kami langsung membentuk tim untuk datang mengumpulkan data tambahan soal jejak Sultan Bima, Muhammad Salahuddin dalam kiprahnya pada momentum Kemerdekaan RI," ungkapnya


Jendral Tentara ini mengaku, awal November ini tim harus menyusun telaah untuk pengusulan nama-nama pahlawan ini ke Presiden.


"Ketika surat usulan tiba di meja kami, tim langsung buat agenda mendatangi Bima. Semoga ini bisa dibawa sesuai dengan waktu yang direncanakan.  Ini tugas urgen yang harus kami selesaikan," terangnya. 


Ia juga mengaku, dari beberapa literasi yang menulis tentang Muhammad Salahuddin, Jendral ini kagum tentang doktrin Sultan soal  wanita yang diposisikan sebagai makhluk mulia. Tidak bisa dilecehkan. 


 "Dari rahim wanita yang kuat dari Bima, Tidak heran, banyak warga Bima di Jakarta sukses menjadi Pejabat negara dan pengusaha. Orang Bima memiliki konsisten dalam mengampai cita-cita," pujinya


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Drs, Andi Sirajudin, M.Ap menjelaskan dinasnya merupakan OPD teknis yang menangani pengusulan nama-nama pahlawan di tingkat daerah. 


“Paling menonjol dilakukan Sultan Muhammad Salahuddin yaitu, Saat situasi carut marut Republik kita masa itu, Sultan mengirim sejumlah putra terbaik Bima untuk belajar ke Mesir. Semua kebutuhan ditanggung Kesultanan dengan menyiapkan lahan garapan untuk menopang kehidupan pelajar Bima di luar negeri," ungkapnya mengirim putra daerah untuk belajar ke 


Kadis Sosial juga mengaku,  sudah 3 kali mengusulkan Sultan Muhammad Salahudin menjadi Pahlawan Nasional ke Presiden.


"Sejak diusulkan tahun 2019 lalu. Kami sangat optimis lolos. Kami minta doa masyarakat Bima” imbuhnya


Pengurus Yayasan Islam Bima, Abubakar Ma'lu menyampaikan harapan besarnya agar Sultan Bima ke-XIII Muhammad Salahuddin Bima, ditetapkan sebagai pahlawan Nasional. 


"Sultan Bima ke-XIII Muhammad Salahuddin Bima ditetapkan menjadi pahlawan Nasional diantaranya karena Sultan Muhammad Salahudin adalah tokoh pendidikan Islam," ujarnya


Tidak hanya itu, Sultan juga dikenal sebagai pahlawan bagi wanita Bima  dari Ian Fu (nikah paksa). Agar wanita Bima tidak dilecehkan oleh Jepang, Sultan melakukan inesiasi agar para wanita Bima mengunyah kapur sirih (mama,Bahasa Bima) Nika Baronta. 


"Beliau juga Mendirikan organisasi pergerakan menuju kemerdekaan seperti organisasi rukun wanita pada tahun 1930,"jelasnya


Sultan merupakan tokoh yang inklusi, terbuka, tidak memandang suku dan ras. Seperti mendatangkan guru-guru nasrani. Sultan merupakan tokoh pembangunan, karena banyak bangunan saat masa beliau memerintah masih bertahan. Satu diantaranya, adalah ASI Mbojo. 


"Masih banyak lagi indikator lain yang membuktikan Sultan Salahuddin Bima layak menjadi pahlawan Nasional," paparnya.


#Pena Bumi

Kamis, 21 Oktober 2021

Bukan Hanya Ajang Pencarian Bakat, La Hila Cup II Donggo Menjadi Ajang Keakraban Antar Masyarakat Daerah


Kabupaten Bima, Inside Pos,-


Turnamen Volly Ball La Hila Cup II Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima NTB sukses dilaksanakan. Untuk kali ke dua turnamen ini dibuka. Pada tahun lalu, La Hila Cup I hanya menerima pendaftaran club dua wilayah. Yakni Kabupaten dan Kota Bima. Namun pada ajang bergengsi tahun 2021 ini,  la Hila Cup II menambah satu daerah untuk diterima pendaftaran. Yakni Kabupaten Dompu.


Sejak dibuka tertanggal 7 September hingga kemarin, Rabu 20 Oktober 2021 sebagai malam puncak turnamen. Perjalanan La  Hila Cup II Donggo diakui sangat fenomenal, fantastis, tanpa dinamika dan konflik. Ini membuktikan dukungan moral semua pihak di Kabupaten, Kota Bima dan Dompu dalam menghidupkan olahraga sangat tinggi. Setelah beberapa tahun Indonesia umumnya dilanda Covid-19 yang mengganas.

Penyerahan hadiah juar I staf khusus HMS ke Putra Mande Kota Bima.


Turnamen tingkat Desa se-kabupaten Kota Bima dan Dompu ini bukan hanya ajang pencarian bakat para atlet. Namun juga momentum silaturahmi masyarakat Bima dan Dompu. Ditengah daerah dihadapkan berbagai dinamika. La Hila Cup II menjadikan ajang "Harmonisasi dan Keakraban" masyarakat antar daerah.


Hal itu terbukti. Selama turnamen dibuka hingga malam penutupan tadi malam, la Hila Cup II Donggo yang dibuka Gerakan Muda Desa Kala (GPDeska) dan Karang Taruna Remaja Bhakti  berjalan mulus sesuai rencana. Itu tidak terlepas dari kerja keras panitia penyelenggara dan unsur lainnya. Namun yang paling penting adalah bentuk keramahan pelayanan tuan rumah Desa Kala, Kecamatan Donggo Kabupaten Bima dalam menjamu tamu patut diapresiasi.

Kepala SMAN 1 Donggo, serahkan piala juara II untuk putri Sambinae


Filosofi kesuksesan memang lahir dari kerja keras, kerja sama dan kesantunan. Hal ini menjadi kekuatan hingga turnamen Volly Ball La Hila Cup II Donggo terselenggara aman dan terkendali.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan La Hila Cup II ini. Dari awal hingga malam ini kegiatannya lancar tanpa ada kendala. Kesantunan masyarakatnya cukup luar biasa," kata Rosidah, suporter Mande Kota Bima diwawancara media ini usai pertandingan penutupan selesai, Rabu malam (20/10/2021).

Penyerahan hadiah untuk pemain favorit putri oleh dewan pengarah


Senada dengan itu, Daud, warga di Hu'u Dompu memberikan komentar positif terkait turnamen spektakuler ini. Dia mengatakan, meski club idolanya dari tempat dia asal telah gugur pada babak 16 besar. Daud mengaku, tetap datang menyaksikan turnamen Volly Ball La Hila Cup II hingga malam puncak.

"Bayangkan, saya dari jauh. Tapi tetap bersemangat datang ke La Hila Cup. Kesantunan pelayanan dan keamanan tuan rumah membuat saya betah menonton," katanya.


Disisi lain, Turnamen La Hila Cup II mampu mendongkrak ekonomi warga ditengah pandemi. Selama pertandingan berlangsung,  selain warga di Desa Kala, warga di Bolo pun meraup keuntungan banyak dari hasil jualannya. Bayangkan, satu kali pertandingan  para pedagang mampu mendapatkan 1 sampai 3 juta permalam. 

"Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan pemasukan lumayan banyak dari kegiatan ini," tutur pedagang, Arubih.

Sejumlah elemen penting di Kota dan Kabupaten Bima yang turut hadiri partai puncak turnamen La Hila Cup


Pada partai puncak tadi malam, Rabu (20/10/2021) dihadiri orang-orang penting di Kabupaten dan Kota Bima. Yakni pemerintah Desa Kala, pemerintah camat Donggo, personil Polsek Donggo, Danramil Donggo dan personil, Kabid Dikpora Kabupaten Bima, kepala SMAN 1 Donggo, Dewan RI H Muhammad Syafruddin ST.,MM fraksi PAN yang diwakili staf khusus Daud Akbar, H Johan Rosihan ST fraksi PKS yang diwakili DPC Donggo, Sahrir Danuarta. DPR Dapil III, Rafidin, pemerintah kelurahan Mande serta pemerintah Kecamatan Mpunda.


Pada partai final tersebut mempertemukan dua club terbaik dari Kabupaten Bima dan Kota Bima. Yakni Mande putra vs Samili putra. Laga yang dinantikan itu, Danil dan kawan-kawan berhasil memenangkan pertandingan sangat mudah atas Samili putra, dengan skor 3-0. Atas kerja kerasnya, Mande Putra keluar sebagai juara 1, Samili Putra juara II. Sementara tiga bersama diraih Pandai putra dan Cenggu putar.

Penyerahan hadiah wasit terbaik oleh ketua panitia, Rudy Radiansyah.


Sementara putri, juara I diraih tim Pandai, juara II Sambinae Kota Bima. Sedangkan juar III bersama diraih Monggonao Kota Bima dan Kalampa. Untuk hadiah itu sendiri. Juara I putra senilai Rp 10 juta. Juara II Rp 5 juta dan juara III bersama Rp 4 juta. Putri juara I Rp 8 juta, juara II Rp 4 juta, dan juara III bersama Rp 3 juta. Juara 1 sampai III Pa dan Pi, masing-masing mendapatkan Uang tunai, piala dan penghargaan.


Tidak sampai disitu saja, Turnamen La Hila Cup II Donggo ini merilis pemain terbaik dan terfavorit, pelatih terkocak, wasit terbaik, dan penonton terbaik. Pemain terbaik putra diraih Arif Rahman (Mande Putra). Sementara terbaik Putri, Lilis Rahmawati (Pandai). Inilah nama-nama pemain terfavorit: putar, Sadikul Wahdin (Cenggu), Rozi (Samili). Putri, Lia Elisa (Kalampa) dan Siti Rahmawati (Sambinae Kota Bima).


#tot

Senin, 18 Oktober 2021

YBM PLN UP3 Bima Bantu Bocah Buta di Soromandi


Kabupaten Bima, Inside Pos,-


M Faizul Hanif, bocah 6 tahun Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, menderita penyakit langka. Yakni tidak bisa melihat dan jalan sejak lahir.


Kaitan itu, Yayasan Baitul Mal (YBM) UP3 Bima yang diwakili PLN ULP Woha, memberikan bantuan uang tunai kepada bocah asal RT.021/RW.010 Desa setempat, Senin (18/10/2021).


"Itu penyerahan bantuan Zakat. Meski dengan Rp 3 juta, tapi itu merupakan murni keperdulian kami terhadap kondisi M Faizul," terang Arif Rahman, kepala ULP.


Bantuan itu kata Arif, diserahkan langsung ke  M Faizul Hanif dan orangtuanya di Desa Sai. Meski tak seberapa lanjut Arif, semoga dapat meringankan beban M Faizul.


"Hanya itu yang bisa kami bantu, mudah-mudahan bermanfaat untuk adek Faizul," ucapnya.


Pada tahun 2017 lalu, M Faizul pernah menjalani operasi kontak mata sebelah kanan di RSU Propinsi NTB. Hal tersebut diungkapkan orag tua M Faizul, Kurnia, saat dihubungi media Inside Pos_net, Kamis (29/09/2021). Dia mengatakan, kondisi anaknya tidak kunjung membaik.


"Makin lama makin aneh tingkahnya (M Faizul). Sering menyakiti dirinya sendiri. Seperti pukul wajah dan kepala. Mungkin menurut kami, dia merasa tidak puas dengan kondisi yang dialaminya," katanya.


Sebagai sang ibu, Kurnia mengaku, tidak tega melihat kondisi anaknya. Seiring berjalannya waktu, dia berharap ada keajaiban Tuhan yang datang.


"Kami tidak bisa apa-apa. Karena kondisi ekonomi juga tidak mendukung," keluhnya.


Untuk meringankan beban kondisi anaknya, Kurnia berharap ada bantuan dari pemerintah. Agar M Faizul anaknya bisa dioperasi dan berinteraksi dengan teman seusianya.


"Mungkin dengan itu, M Faizul tidak mengalami stres," tandasnya.


#tot

Sabtu, 16 Oktober 2021

Alumni 2001 MTsN 1 Negeri Kota Bima Salurkan Bantuan ke Sape


Kota Bima, Inside Pos,-


Bantuan untuk korban kebakaran di Desa Naru Barat Kecamatan Sape, Kabupaten Bima NTB, terus mengalir. Kali ini datang dari  Ikatan Alumni 2001 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Kota Bima, Jum'at (15/10/2021).


Bantuan itu dikerahkan sebagai bentuk keperdulian Alumni MTs 1 Kota Bima terhadap puluhan warga korban yang saat ini masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak di NTB.


Kordinator Alumni MTs Negeri 1 Kota Bima, Yoga, pada media ini mengatakan, beragam bantuan yang disalurkan merupakan bentuk tanggungjawab moral Alumni. Baik dari Kabupaten maupun Kota Bima.


"Ini tanggungjawab kita semua. Sebagai Alumni MTs Negeri 1 Kota Bima, kami memiliki nurani yang sangat besar untuk membantu keluarga korban kebakaran di Sape," ujarnya.


Beragam bantuan yang diserahkan, kata Yoga, berupa perlengkapan anak-anak. Seperti susu, buku, pensil, minyak kayu putih, pampers.


"Sedangkan yang lain, ada pakaian dalam wanita, sabun scream, sabun mandi,  detergen, mukenah, dan sajadah," bebernya.


Selain itu, lanjut Yoga, Alumni MTs 1 Kota Bima juga memberikan pakaian layak pakai. Kemudian pakaian baru 15 lusin, celana baru masih segel 5 lusin dan air mineral 20 dus.


"Kami juga memberikan mainan anak-anak dan mie goreng untuk warga," sebutnya.


Hanya ini yang bisa kami bantu untuk warga Sape. Semoga bantuan yang diserahkan mampu mengurangi beban yang sedang dihadapi.

"Semoga teratasi," tandasnya.


#tot

Kamis, 07 Oktober 2021

Aksi Sosial PC PMII Bima Distribusikan Bantuan Untuk Warga


Kota Bima, Inside Pos,-


Prihatin terhadap kondisi ekonomi warga tidak mampu dan orang Lanjut Usia (Lansia). Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bima, bagikan sembako.


Bantuan yang bersumber dari Polres Bima Kota tersebut disalurkan PC PMII Bima di kelurahan Songgela, Kecamatan Asakota, Kota Bima kemarin, Rabu (06/10/21).


"Semoga bantuan sembako ini dapat mengurangi kebutuhan warga ditengah pandemi Covid-19,"ujar Ketua PC PMII Bima, Mirwan pada media ini, Kamis (07/10/2021).


Mirwan berterimakasih kepada Kapolres Bima Kota, yang terus bersinergi dengan OKP kemahasiswaan. Karena selalu bergandengan tangan membantu masyarakat yang berkebutuhan rendah.


"Terimakasih Kapolres Kota Bima," ucapnya.


Sebelumnya kata dia, Kasat Intelkam IPTU M. Ananda, S.Kom mewakili Kapolres Bima Kota Henry Novika Chandra menyampaikan. Bantuan tersebut diserahkan untuk warga yang benar-benar tidak mampu.


"Itu disampaikan pak Kapolres dihadapan OKP yang tergabung dalam Cipayung Plus Bima. Yang terdiri dari perwakilan HMI, PMII, IMM dan KAMMI," kata Mirwan, kutip yang disampaikan Kapolres sembari menambahkan.


"Karena sering dilapangan, kami yakin teman-teman OKP lebih mengetahui kondisi real masyarakat," pungkasnya.


#tot

Rabu, 06 Oktober 2021

Prihatin Terhadap Korban Kebakaran, GPDeska Sodorkan Bantuan


Kabupaten Bima, Inside Pos,-


Beberapa hari lalu, Senin (04/10/2021) sekitar Pukul 01:24 dini hari. Satu unit rumah

di Desa Doridungga, Kecamatan Donggo Kabupaten Bima mengalami kebakaran yang sangat dahsyat.


Yakni, Rumah milik Hartono dengan isterinya Namrah dan anaknya Nurfadilah ludes terbakar. Hingga saat ini motif kebakaran rumah panggung 9 tiang tersebut belum diketahui.


Akibatnya, surat-surat penting yang tersimpan rapi dalam rumah ikut menjadi abu. Misalnya, beberapa ijazah anak korban, KTP, dan surat penting lainnya.


Akibat peristiwa yang mengejutkan itu, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Yakni sekitar Rp 20 juta.


Kaitan itu, Gerakan Muda Desa Kala (GPDeska) Desa Kala Kecamatan Donggo menyambangi langsung korban kebakaran di Desa setempat.


"Tadi pagi sekitar pukul 09.30 pagi, kami kunjungi sekaligus beri bantuan untuk keluarga korban kebakaran," beber Andria Rizki, Ketua GPDeska pada media ini, Rabu (06/10/2021).


Dia menerangkan, bantuan yang disalurkan berupa Rp 1 juta dan 30 Kg beras. Meski tak seberapa, dia berharap bantuan yang disalurkan semoga dapat meringankan beban korban.


"Bagi kami ini tidak terlalu besar. Tapi semoga dapat meringankan beban keluarga yang menimpa bencana kebakaran," pintanya.


#tot

Minggu, 05 September 2021

Dihari Penutupan PKKMB, STIPAR Soromandi Bima Tampilkan Karya Seni Yang "Spektakuler"

Sumber Foto: akun Facebook UKM STIPAR Soromandi Bima


Kabupaten Bima, Inside Pos,-


Sangat spektakuler, dihari penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Soromandi, Kabupaten Bima NTB. Berhasil menampilkan dan memperagakan karya seni. Serta memperlihatkan beragam motif khas Bima, Dompu, dan Lombok.


Dimalam penutupan PKKMB yang terbilang fantastis itu, STIPAR Soromandi Bima mengangkat Tema fashion show " STIPAR untuk NTB". Mempromosikan motif tradisional daerah untuk dijadikan fashion Kantoran, Casual dan Pesta Glamor. Acara itu diperagakan langsung mahasiswa parawisata di lapangan kampus setempat, Sabtu (04/09/2021).


Dihadapan ribuan mata yang menyaksikan, mahasiswa kampus hijau tersebut menampilkan keterampilannya. Yakni menunjukkan busana hasil rancangan (USKM-STIPAR), Dancer. Dan berbagai produk lokal Stand USKM. Misalnya Sandal rumahan bermotif tenun, Tas motif tenun Bima, Dompu dan Lombok. 


"Kerajinan lain yang dipertontonkan adalah makanan ringan khas Bima (Pangaha Bunga). Syal tenun motif Bima dan Lombok,

Lo'i Nata (Obat tradisional) hasil pemanfaatan pekarangan masyarakat sekitar. Serta Kopi rumahan yang di packing ekonomis dan menarik," beber Ketua STIPAR Abustam, S. Sos., SH., MH, dihubungi media ini via WhatsApp, Minggu (05/09/2021).


Pada kegiatan PKKMB STIPAR Soromandi Bima itu sendiri diikuti 134 peserta Maba (Bukan 279), yang terdiri dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa bahkan NTT. Kegiatan ini berlangsung tiga hari. Hingga pada malam penutupan, Sabtu (04/09/2021) kemarin, diumumkan juga peserta Maba terbaik dan kelompok terbaik.


"Kami sangat mengapresiasi panitia. Karena sudah luar biasa membangun serta berhasil mensukseskan Iven besar pada malam penutupan PKKMB tadi malam. Terimakasih juga kepada seluruh civitas akademika Stipar Soromandi Bima NTB, yang sangat kompak, dan solid," ucapnya.


Abustam juga menyampaikan, terimakasih kepada semua elemen yang sudah hadir memeriahkan malam penutupan PKKMB di STIPAR Soromandi Bima NTB. 


"Atas kerja samanya, semoga STIPAR ke depan menjadi kampus kebanggaan masyarakat di NTB umumnya," pungkasnya.


#tot

Senin, 09 Agustus 2021

Dandim 1628/SB Pantau Vaksinasi Covid-19 Serta Melakukan Tracing Contact di Kecamatan Maluk


Sumbawa Barat, Inside Pos,-


Upaya percepatan penanganan Covid -19 di Kabupaten Sumbawa Barat terus dilakukan. Baik giat mitigasi pencegahan melalui imbauan prokes Covid -19,  penegakan disiplin prokes, serbuan vaksin, serta penyiapan rumah isolasi terpadu. Kegiatan itu mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, sampai tingkat Kabupaten, Senin (9/8/2021).


Untuk mendeteksi penyebaran kasus Covid-19, Dandim 1628/SB memantau jumlah Bor ditiap rumah sakit, kesediaan obat-obatan juga oksigen di Puskesmas. Serta melakukan pendampingan penyaluran bantuan masyarakat yang terkonfirmasi Corona. Selain itu, dilakukan tiga Tracing, testing, dan treatment secara maksimal.


Hal itu disampaikan Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi, S.T, M.I.P. di Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa barat, saat peninjauan vaksinasi Corona Virus. Pada momen tersebut, Dandim melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Tracing contact Covid-19 dan testing.


Bersama Kapus Uptd Maluk, Dandim melaksanakan assessment terhadap guru di SDN I  Dan SDN 2 Kecamatan setempat. Saat kegiatan itu, Dandim menyampaikan, dukungan serta peran aktif kepada guru. Sebab, pada kondisi yang sangat memperhatikan saat ini peran pendidik dibutuhkan pengawasan terhadap murid. Dalam kegiatan proses belajar mengajar.


"Mengingat status Kabupaten Sumbawa Barat sudah masuk PPKM tahap 3. Tentu, menjadi ke khawatiran kita semua dengan kondisi sekarang. Ketika tidak sadar akan kondisi imun kita baik walau terpapar. Namun tanpa gejala merasa sehat. Lupa kepada keluarga, rekan kita yang rentan karena faktor umur Lansia. Serta adanya penyakit penyerta yang sangat fatal," ujar Letkol Czi Sunardi, S.T, M.I.P. Dandim 1628/SB.


Untuk itu kata Dandim, saat ini yang paling penting adalah tetap disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Dan selalu melaporkan perkembangan gejala kesehatan guru dan murid. "Apabila ada gejala batuk, pilek dan sesak napas, segera informasikan ke Satgas Covid-19 setempat. Agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Supaya pandemi Covid dapat tercegah," terang Dandim.


Setelah itu, Komandan Kodim 1628/SB juga meninjau gudang serabut di Dusun Maluk Loka, Desa Maluk. Sekaligus menyaksikan pelaksanaan Tracing Contact Covid-19 terhadap satu pekerja serabutan inisial S, yang dinyatakan terkonfirmasi positif Corona. Setelah itu, Dandim melakukan Swab antigen kepada 17 pekerja. 2 diantaranya terkonfirmasi positif. Sedangkan 15 negatif.


Setelah itu, Dandim meninjau pelaksanaan Tracing Contact terhadap contack erat positif Covid saudara N, Desa Mantun. Serta swab antigen kepada keluarganya. Dalam anggota keluarga tersebut terdiri dari 4 orang dengan hasil 2 orang hasil negatif,  2 orang perempuan terkonfirmasi positif.


"Dalam pelaksanaan Tracing contact  dan swab antigen Covid-19 terhadap 21 orang di dua lokasi, terkofirmasi 5 orang positif covid," beber Dandim.



#tot

Rabu, 04 Agustus 2021

Bangkit Saat Corona, Tiga Sarjana 'Gila' Asal Kilo-Dompu Tanam Sayur Hidroponik



Dompu, Inside Pos,-

Modal Nekat, tiga pemuda asal  Desa Kilo Kabupaten Dompu bangun usaha Tanaman Sayur Hidroponik. Awal-awal Corona, Maret 2020 membuat mereka bangkit. Semula disangka sarjana 'gila' tukang kumpul botol plastik bekas, kini sudah bisa mandiri dengan omzet jutaan perbulan.Hidroponik Kilo Art Luar biasa!! 


Cerita awal sukses, Muh. Ramadhan, Thamrin  (sama-sama Alumni Kampus Muhammadiyah Mataram) dan Ardianur (Alumni STIE Bima) ketika ketiganya melihat peluang usaha. Di Kilo belum ada pasar sayur mayur segar. Hanya mengandalkan sayur lokal yang biasa dikonsumsi sejak lama. 


Ramadhan dan Ardianur yang saat itu jadi pengangguran melihat Thamrin ikut pelatihan tanaman Hidroponik di Mataram, melihat peluang bagus. Akhirnya ketiganya diskusi via handphone ketika pulang ke Kilo, ketiganya harus segera bangun usaha Hidroponik. Akhirnya Thamrin pulang kampung dengan modal ilmu Hidroponiknya. 

Tidak ada kesuksesan yang tidak menunai tantangan diawal merintis. Ya, namanya pemuda nganggur, jelas kendala modal hal utama. Ramadhan akhirnya mencoba meminta modal awal ke orang tua Rp. 500 ribu. Meski awal ditolak karena sering menghabiskan uang untuk usaha lainnya, akhirnya dikasih juga setelah diyakinkan oleh kedua temannya.


"Sebelumnya saya pernah dimodalin orang tua untuk budidaya ayam dan usaha lainnya tapi gagal," terang Ramadhan via Handphone, Rabu, 4/8 siang tadi


Modal awal itu, ketiganya membeli alat perlengkapan untuk hidroponik. Tapi tidak cukup untuk membeli pipa hidro. Ketiganya mendatangi teman SMA yang sudah sukses. Mereka mengutang  pipa untuk 300 lubang hidroponiknya seharga Rp. 500 ribu. Dengan perjanjian, hanya satu bulan saja.  



Tidak sampai disitu saja masa sulit ketiganya. Sudah berhasil dapat pipa, ketiganya belum mendapatkan benih sayur. Akhirnya ketiganya melakukan hal-hal positif untuk mendapatkan uang. Membantu menjual unggas orang tuanya Thamrin, mengumpulkan botol bekas semprot hama dan mengerjakan apa saja yang penting dapat uang. 


"Kami berhasil kumpul modal. Awal kami merintis hanya 300 lubang tanaman hidroponik," katanya


Sarjana 'gila' ini berbuah sukses. Masa sulit telah dilewati. Mereka membuka pasar hingga Bima Kota dan Kabupaten Dompu dan mencukupi kebutuhan sayur untuk warga sekitar. Agustus 2021 ini mereka berhasil membuat 1000 lubang untuk tanaman Hidroponik. 


"Jenis Tanaman, selada sawi pacoi, bayam marah, bayam hijau seledri, kangkung sama melon untuk eksperimen. Untuk kedepan kami mau kembangkan bawang merah," kata Ramadhan semangat


Kesuksesan ketiganya juga tidak lepas dari campur tangan dari Owner Susu Kuda 88 dan Teh Daun Kelor, Nasrin. Pengusaha yang tembus pasar internasional ini telah membantu 100 batang pipa hidro dari dana CSR miliknya.


"Kami dibantu bang Nasrin. Ini luar biasa untuk perkembangan tanaman Hidroponik kita. Terimakasih bang Nasrin," pungkasnya


#Pena Bumi


Minggu, 25 Juli 2021

HUT BNI Ke-75, BNI Cabang Bima Jadi Pemenang Video Challenge



Bima, Inside Pos,-
Keren. Memperingati HUT BNI ke-75, BNI Bima keluar menjadi pemenang dalam kategori Video Challenge se-Nusra Bali. Kegiatan lomba ini diadakan seluruh wilayah Nusantara. 

Kepala Cabang BNI Bima, Dwi Wahjudi dalam pernyataan persnya mengaku bangga dengan prestasi yang diperoleh BNI Cabang Bima. Dirinya tidak menyangka keluar sebagai pemenang. 

"Kita siapkan materi hanya 2 hari sembari melayani nasabah. Alhamdulillah kita keluar menjadi pemenang tingkat Nusra-Bali untuk video  Challenge Lompat lebih tinggi ," ujarnya

Lanjut Dwi, pihaknya sangat bersyukur  dibantu team Mecidana Film. Memberikan ide-ide kreatif selama proses pengambilan video. 

 "Team Mecidana sangat teliti dan fokus dalam mengambil gambar dan video. Mencari spot video yang paling menarik. Momentum ini, kami merasa team Mecidana sudah menjadi bagian dari kami," terangnya 

Pihak Marketing  BNI lainnya, Marjuki alias Juki mengaku kemenangan BNI Cabang Bima merupakan awal dari kesuksesan. Ia apresiasi kepada talenta karyawan BNI yang sudah memberikan penampilan terbaik sehingga mendapatkan juara.

"Kemenangan ini tidak membuat kmi cepat puas. Kami akan terus belajar belajar guna menghadapi perkembangan Jaman yg semakin ke arah digital. Dan kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu Hi Movers 190 yg tidak henti-hentinya memberikan dukungan, Ini adalah Kemenangan Kita bersama," ujarnya bangga

Pimpinan Team produksi dari Mecidana film, Ari ipan, mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan kolaborasi yg dipercayakan BNI. Kerja keras dan keseriusan dalam waktu 2 hari membuahkan hasil yang maksimal. 

Lanjutnya, Produser dan sutradara film bima ini (La Hila dan lainnya) pun mengatakan bahwa selama menjalin mitra dengan BNI, benar-benar memupuk rasa kekeluargaan dan persahabatan. 

 "Mas Juki juga sosok pimpian bgi teman-teman binaan yang sabar. Ini menjadi kesan yang kami ingat. Terimakasih sudah percayakan kepada kami. Semoga kemitraan ini tetap berlanjut,"tutup Ari Ipan


#Pena Bumi

Kamis, 08 Juli 2021

Mahasiswa UMM Malang asal Soromandi Bima, Ciptakan Hand Sanitizer Otomatis Lewat kegiatan PMM



Malang, Inside Pos,-

Kegiatan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tahun 2021 oleh kelompok 36 yang dilaksanakan di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Batu, Jawa Timur.


Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berasal dari Soromandi Bima, NTB, M. Syaikhul Muarif berinisiatif menciptakan alat Hand Sanitizer otomatis untuk mencegah penularan Covid-19.


"Karena penularan covid-19 melalui kontak fisik dan lainnya. Maka adanya Hand Sanitizer otomatis ini, untuk mencegah penularan covid-19 melalui sentuhan bergantian ketika memakai Sanitizer manual," tutur Alif Fadila selaku ketua kelompok 36.


Kegiatan kelompok yang dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rini Pebri Utari, S. Pd., MT. Kelompok yang beranggotakan 5 orang, yaitu Alif Fadila, M. Syaikhul Muarif, M. Noer Jayadin dari Jurusan Teknik Elektro, M. Turaihan Azuri dari jurusan Teknik Sipil, dan M. Isra Jurusan Ilmu pemerintahan.


Melihat kondisi hampir di seluruh belahan bumi terdampak oleh virus Corona yang belum juga bisa dituntaskan sehingga membuat keresahan bagi masyarakat. 


"Terlebih Indonesia dengan kasus positif Covid-19 terus meningkat setiap harinya," katanya.


Dikutip dari (https://covid19.go.id/) pertanggal 1 Juli 2021, kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai angka 2.203.108 kasus positif, 1.890.287 sembuh, dan 58.995 kasus kematian.


Menyikapi kasus tersebut Kegiatan PMM kelompok 36 mengusung yaitu Pemberdayaan Teknologi & Kesehatan Lingkungan Masyarakat.


Alat Hand sanitizer otomatis tersebut terdiri atas komponen-komponen elektronika, yaitu arduino uno, motor servo, sensor ultrasonic, kabel jumper, kawat, adaptor, kabel konector arduino, dan botol handsanitizer yang dirancang dan di program sedemikian rupa menjadi sebuah alat yang unik.


Cara kerja alat hand sanitizer otomatis ini berbeda dengan hand sinitizer pada umumnya, karena di masa pandemi ini sangat dianjurkan untuk tidak menyentuh secara langsung benda yang digunakan secara bergantian.


"Untuk menghindari hal tersebut, maka dalam menggunakan hand sanitizer otomatis ini cukup hanya mengarahkan tangan ke saluran keluarnya cairan hand sanitizer yang di bantu sensor ultrasonic, secara otomatis cairan hand sanitizer akan keluar.


Alat hand sanitizer yang diinisiasi oleh mahasiswa UMM dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini sudah digunakan oleh masyarakat di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Batu.


"Alat tersebut ditempatkan di dua tempat fasilitas umum, yaitu di Masjid Al-Ikhlas RW 06 dan di Kantor Desa Tlekung," ujarnya.

 

Alat tersebut di perkenalkan dan diuji coba oleh Bambang selaku kepala Dusun Krajan Lor, Bhabinkamtibmas Desa Tlekung Aipda Arif mauludi Ansari, Amd., Kep. serta beberapa perangkat desa lainnya.


Menurut Bhabinkamtibmas Arif, alat tersebut merupakan alat yang modern di era perkembangan teknologi dan sangat cocok digunakan di tempat umum mengingat kondisi pandemi Covid-19 saat ini.


"Alatnya modern dan canggih, ini akan sangat berguna bagi masyarakat karena di masa pandemi Covid-19 ini sangat dianjurkan untuk tidak menyentuh secara langsung benda yang digunakan secara bergantian." Katanya. 


#Pena Bumi

Selasa, 29 Juni 2021

Tidak Gengsi, Kapolsek Pekat "Door To Door" Jemput Warga Untuk Divaksin

Kapolsek Pekat sedang menjemput dan membonceng warga untuk dilakukan vaksinasi


Dompu Inside Pos,-


Vaksinasi atau imunisasi merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit. Biasanya berupa virus atau bakteri yang dilemahkan atau sudah mati. Bisa juga hanya bagian dari virus atau bakteri. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut.


Karena itu, Kapolsek Pekat Ipda Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos, tidak gengsi. Menjemput dan membonceng warga dari rumah ke rumah untuk dilakukan vaksinasi, Senin (28/6/2021).


"Penjemputan warga menggunakan sepeda motor. Kami langsung antarkan ke lokasi vaksinasi," ucapnya.


Menurut Sofyan, hal ini dilakukan sebagai upaya serius TNI/POLRI bersama Pemerintah Desa (Pemdes) untuk mempercepat vaksinasi masal nasional. Sofyan berharap, seluruh pihak terkait saling bergandengan tangan dalam memaksimalkan partisipasi masyarakat terkait program vaksinasi masal ini.


"Saya berpesan kepada seluruh masyarakat agar betul-betul memanfaatkan kesempatan vaksin ini. Apalagi gratis. Untuk kedepan, semua persyaratan administrasi akan mewajibkan masyarakat untuk menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19," tutupnya.


Kegiatan vaksinasi berlangsung di Dusun Sukamaju Desa Kadindi, Kecamatan Pekat Dompu, mengangkat tema "Serbuan Vaksinasi Nasional TNI POLRI Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 75". 


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Pekat didampingi Kepala Desa setempat, Bhabinkamtibmas. Menjemput warga dari door to door untuk dilakukan vaksinasi dengan tempuh jarak yang jauh.


"tot