Jumat, 24 Mei 2019

Camat Asakota Kumpulkan Ratusan RT/ RW, Ini Pembahasannya....

Camat Asakota, Suryadin, SH

Bima, Inside Pos,-
Sebanyak 172 RT/RW berkumpul dikantor Kecamatan Asakota-Kota Bima, Jum'at siang (24/5). Pertemuan yang digagas oleh Camat Asakota, Suryadin, SH membahas isu sampah dan ternak yang dianggap sudah meresahkan warga kota dalam beberapa pekan terakhir ini.

Suryadin kepada Inside Pos diruang kerjanya menuturkan, RT/RW menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi misi pembangunan di Kota Bima. menurutnya, pentingnya ada sinergitas agar terhubung komunikasi yang efektif dan efisien.

"Hari ini saya gagas pertemuan dalam rangka meningkatkan kepekaan RT/RW untuk menanggulangi isu sampah dan ternak yang sudah meresahkan warga lainnya," tutur Camat Asakota

Lanjutnya, Pihaknya sudah identifikasi jumlah peternak diwilayah Asakota. Termasuk 89 warga pemilik ternak dilingkungan Ule.

"Ada ratusan pemilik ternak yang harus kita sentuh hatinya di Asakota ini. Perlu ada langkah awal untuk menyadarkan warga peternak," ujarnya seraya menambahkan,

"Selasa (28/5) kami akan undang semua pemilik ternak dan Lurah untuk kepentingan kota bima kita. Intinya, saya pastikan tidak ada lagi pemilik ternak yang melepas liar ternaknya," tambah Camat menegaskan

Ditegaskan, jika setelah pertemuan dengan pemilik ternak masih ada ternak berupa sapi, kambing dan kerbau masih berkeliaran, pihaknya akan menggunakan regulasi yang jelas menyakitkan bagi peternak.

"Jika masih bandel, kami akan gunakan regulasi secara tegas. Jelas  ini akan merugikan warga peternak itu sendiri," tegasnya

Terkait masalah sampah, pihaknya akan menggunakan hukum sosial dan memalukan bagi pembuang sampah sembarangan. Camat Asakota bersikap tegas karena sampah diwilayah Asokota dibuang ke sembarang tempat tanpa melihat dampak lingkungan.

"Untuk mendukung program sampah ini kami akan bangun Pos pengawasan sampah. Jika ditemukan pembuang Sampah sembarang, maka kami akan foto wajahnya dan akan dipampangkan disejumlah titik sentral kota Bima sebagai hukuman sosial. itu sangat memalukan," cetusnya.

Dihari yang sama, Camat Asakota dan seluruh Lurah di Kecamatan Asakota melakukan Sholat berjamaah Perdana di Mesjid Arrahman dilingkungan Ule.

"Mesjid tersebut awalnya status Mushola. Karena  jumlah KK sudah mencapai 70, maka dinaikkan statusnya menjadi mesjid. sejumlah lurah juga menyumbangkan secara pribadi termasuk saya untuk pembangunan mesjid tersebut," pungkasnya

#Ryan

Tidak ada komentar:
Write komentar