Jumat, 22 Mei 2020

Gelar Diskusi Online, Differenza Unity Edukasi Generasi Bima Dengan Literasi Berbasis Islam

Bima, InsidePos,-

Alumni Differenza Unity SMA Negeri 1 Bolo menggelar Diskusi online dalam rangka mengejawantahkan kaidah islam melalui literasi islam seperti yang dijelaskan dalam surah Al-Alaq yaitu Diskusi/Sharing, selanjutnya diikuti kegiatan DIIRINDU. 

Pada agenda itu nampak Rahmat Zuhair, Mahasiswa Institut Pertanian Bogor sebagai pemateri kemudian  dimoderatori oleh Firdaus, Mahasiswa terbaik Prodi Matematika STKIP Taman Siswa. Acara yang  diikuti oleh 100 peserta itu didominasi dari Bima. Dengan pelaksanaannya digrup WhatsApp, senin 19/5.

"Diskusi Online tersebut berisi tentang merengkuh hikmah dari Nabi Nuh AS,  Nabi Muhammad SAW, dan Hikmah dari Kehidupan Orang Bima dengan Sumber Buku "Mengenal orang Bima dan kebudayaanya". Dalam kegiatan ini juga terdapat sesi tanya jawab dari peserta dan pemateri," kata Ketua Pelaksana, Raudatul Wardah Mahasiswa asal UIN itu dikonfirmasi Via WatsAAp, sabtu siang 23/5.

Raudatul menjelaskan, agenda literasi itu dilakukan sebagai upaya untuk mengedukasi pemuda Bima agar memahami bagaimana Islam dapat merubah karakter juga paradigma berfikir yang revolusioner serta  terkendali.

"Sisi lainnya juga membentuk karakter Islam yang kuat pada pribadi individu. Dengan demikian generasi akan mampu membawa perubahan  bagi Indonesia spesifiknya Bima pada umumnya," jelasnya
   
Diskusi yang bernuasa islam itu kata dia, juga mengadakan challenge untuk mereview kembali materi yang didiskusikan dan ketiga peserta terpilih akan mendapat hadiah berupa buku. 

Salah satu pengurus kegiatan diskusi, Sulastri mengatakan, bahwa ia  melihat tumbuh kembang generasi muda hari ini khususnya diBima sangat minim keinginan untuk mau belajar berliterasi.

"Banyak faktornya, tapi yang paling urgent adalah persediaan buku-buku itu sendiri yang kurang. Karena untuk membeli 1 buku saja memang sedikit menguras kantong," kata Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga itu.

Maka dari itu Sulastri mengungkapkan, untuk memotivasi generasi untuk mau belajar berliterasi pihaknya memberikan hadiah berupa buku. Supaya kedepannya terinspirasi untuk mau berusaha mencari buku-buku dimanapun untuk bisa meningkatkan literasinya.

“Acara seperti ini harus tetap ada terlebih kalau pandemi sudah berakhir. Kalo bisa harus rutin diadakan tiap bulannya, biar paradigma generasi muda Bima semakin terbuka," tandasnya.

#tot

Tidak ada komentar:
Write komentar