Minggu, 09 Agustus 2020

Tak Hanya Distribusi Logistik, RKP juga Lakukan Trauma Healing Pada Anak-Anak Korban Kebakaran di Ntonggu

Bima, InsidePos,-


Rumah KAMMI Peduli (RKP) Bima dan Sumbawa, distribusikan bantuan Sosial berupa sembako dan pakai layak huni  pada korban Kebakaran di desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Minggu 9/8.


"Ini yang ketiga kalinya. Sebelumnya RKP Bima membagikan Daging Qurban bersama Relawan Inspirasi Rumah Zakat. Bersama Ikatan Keluarga Alumni 2009 SMPN 3 Bolo kami juga menyerahkan perlengkapan dapur, pakaian Layak huni dan sembako." Ungkap Direktur RKP Bima, Sarwanudin dihubungi via handphone, Senin 10/8.


Usai mendistribusikan bantuan di Desa Ntonggu kata dia, RKP juga memberikan trauma healing pada anak-anak korban kebakaran di Desa setempat. Itu dilakukan sebagai upaya untuk menghilangkan trauma anak-anak pasca kebakaran.


"Setelah menyerahkan bantuan logistik serta uang tunai senilai Rp 3.366.000, kami dari RKP Sumbawa bersama RKP Mbojo Rabbani lanjut memberikan trauma healing terhadap anak-anak korban kebakaran," ujarnya.


Saat memberikan trauma healing lanjut dia, orang tua si anak-anak pun mengapresiasi. Bahkan mereka pun ikut trauma healing. Dikatakannya, bahkan pemerintah Desa setempat mengapresiasi niat baiknya itu.


"Begitu tahu kami berinisiatif ingin melakukan Trauma Healing, orang tua anak-anak merasa bersyukur. Demikian juga Pemdes setempat," lanjutnya.


Ia juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat NTB. Yang telah peduli terhadap masyarakat Ntonggu. Setelah sebelumnya puluhan unit Rumah warga di desa setempat hangus terbakar beberapa hari lalu.


Berdasarkan data dari Tim Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Tercatat ada sebanyak 47 rumah yang terbakar.


"Ini adalah salah satu misi dari Rumah KAMMI Peduli. Yakni hadir ditengah-tengah masyarakat kemudian menjadi solusi dari setiap musibah dan bencana yang datang melanda. Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama," tutupnya.


#tot


Tidak ada komentar:
Write komentar