Minggu, 30 Agustus 2020

Tim PEKaT NTB Serahkan Bantuan Alat Penyeduh Kopi

 


Bima, Inside Pos,-

Kegiatan Tim PEKaT (Penguatan Ekonomi Kreatif Terintegrasi) NTB, atas kemitraan Polda NTB, Babuju Mandiri dan Lombok Research Center berakhir pada 29 Agustus 2020. Tim melalukan kegiatan selama 10 hari sejak tanggal 19 Agustus 2020. 


Tim yang dipimpin IPDA Bagus Atmaja ini mengakhiri kegiatannya dengan memberikan bantuan alat penyeduh kopi kepada 5 Kelompok Pemuda Kreatif dari 5 wilayah di Kabupaten Bima. Yaitu Kelompok Penggiat Kopi Desa Sangiang-Wera, Desa Parado Rato-Parado, Desa Punti-Soromandi, Desa Woro-Madapangga, serta Kelompok Penggiat Kopi mobile binaan SOLUD di Kecamatan Bolo.


Penyerahan dilaksanakan malam tadi (29/8) di Kedai Soehendar Coffee Kota Bima yang dihadiri oleh para Kelompok Penerima Manfaat yang didampingi oleh Bhabinkamtibmasnya masing-masing. Turut Hadir Kadis Perindag Kab Bima sekaligus Plt Ka Bappeda Kab Bima, Drs. H. Muzzakir, Ketua PK KNPI Soromandi, Syuryadin, S.Pd.I , Penggerak Ekonomi Desa, Saifullah Anwar dan Penggerak Pariwisata Bima - Komunitas Sabua Ra'a.


Rangga Babuju yang didampingi oleh Tim PEKaT Polda NTB menyampaikan bahwa bantuan tersebut, bukan sekedar bantuan sifatnya hibah. Bantuan yang diberikan meski dalam bentuk peralatan penyeduhan kopi lengkap, akan terus dipantau perkembangan pengelolaannya oleh kelompok penerima manfaat. 


"Kami ingin, teman-teman Kelompok Penerima manfaat, serius dalam memanfaatkan alat yang diberikan. Dengan harapan akan ada pengembangan usaha kedepannya dalam rangka penguatan ekonomi pemuda kreatif desa," tegasnya dihadapan para penerima manfaat l


Lanjutnya, Salah satu gerakan yang didorong oleh Polda NTB melalui pemerintah propinsi dan Pemerintah daerah kabupaten dan Kota Bima adalah 'Gerakan Satu Desa Satu Kedai Kopi'. Hal ini berdasarkan hasil riset akademik bahwa, di Bima, tidak ditemukan konflik (personal maupun komunal) yang terjadi di Kedai Kopi. 



"Sekaligus kami ingin mendorong ide-ide kreatif dan inovatif dari Desa, melalui kedai-kedai kopi. Dan hal ini dianggap lebih efektif dan memotivasi banyak hal positif lainnya" ungkap Rangga Babuju 


Drs. H. Muzzakir pada kesempatan tersebut menyampaikan ungkapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polda NTB melalui Tim PEKaT. Sekaligus mewakili pemerintah daerah Kabupaten Bima atas berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama 10 hari di wilayah Kab Bima kali ini. Tak henti ungkapan terima kasih pun disampaikan atas berbagai bantuan yang diberikan. 


"Saya atas nama Dinas Perindag Kab Bima sekaligus mewakili jajaran Pemerintah Kab Bima, menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan 5 paket Alat penyeduh kopi ini kepada 5 kelompok muda kreatif penggiat kopi kab Bima, juga Bansos yang dilaksanakan dibelasan titik kemarin, juga FGD di 8 titik diwil Kab Bima selama 10 hari bekerja". Ungkapnya seraya menambahkan  


 "Ini luar biasa, Insya Allah saya selaku Plt  Bappeda Kab Bima siap menerima Tim PEKaT NTB kapan saja untuk berdiskusi dan merancang bersama keberlanjutan kegiatan Tim ini dalam penguatan ekonomi kreatif dikab Bima kedepannya" ungkapnya disambut tepuk tangan peserta yang hadir.


Tim yang dibentuk dan diinisiasi oleh Polda NTB ini, tidak saja bekerja dalam 10 hari kemarin, tetapi juga akan terus melakukan kerja-kerja edukatif dalam rangka penguatan dan peningkatan kapasitas ekonomi kreatif dan penguatan serta perluasan zona 'kampung sehat' diwilayah Kota dan Kabupaten Bima.


 "Jika negara dan daerah membutuhkan, Tim ini akan terus ada dan melakukan terobosan-terobosan kreatif dalam rangka melakukan upaya percepatan pembangunan dan inovasi berbasis komunitas lokal dan tentu saja akan bersinergi dengan berbagai pihak" Ungkap Ketua Tim, Ipda Ida Bagus Atmaja, selepas kegiatan tadi malam

#Pena Bumi


Tidak ada komentar: